Tawa Di MAlam Hari
Kemarin malam bener-bener jadi kekacauan yang sungguh amat sangat membuat aku dan istriku sakit perut karena tertawa. Apakah ini kutukan atau anugerah (anunya siapa yang gerah? Halah…) sehingga keluargaku selalu dipenuhi dengan tawa. Kaya kata temenku yang di tegal “It is my gift, It is my curse. Who am I? I am Suparno.”
Ceritanya bermula saat aku menonton sebuah film bagus berjudul Titanic. Aku teringat bahwa my beloved wife paling suka film ini, dan aku juga seneng menontonnya karena banyak destruction. Huahahahahaha….. (jiwa penjahatnya belum ilang nih…). Akhirnya aku berinisiatif membakarnya ke dalam media CD. Yah piracy gitu (ngaku deh….). Tapi kan demi istri. Hehehe…membela diri. Ya sutra. Pas jam istirahat aku pergi ke toko komputer terdekat membeli 5 buah CD kosong seharga total Rp 15.000. Yah ga papa lah demi istri. Lalu mulailah proses bakar-membakar itu bermodalkan sepotong laptop pinjaman. 15 menit berlalu, 1 CD telah selesai. Seorang temanku yang lain melihat kegiatanku ini dan bertanya.
Temenku Yang Sok Tau Dan Agak Feminim (TYSTDAF): “Cum…burning ya?”
Aku Yang Suka Makan Tongseng Dan Ganteng (AYSMTDG): “He eh nih….mang napa?”
(TYSTDAF): “Nggak, tar kalo dajh selesai, gua pinjem ya laptopnya.”
(AYSMTDG): “Nggak mau ah…emang siapa lu minjem2?”
(TYSTDAF): “Lha…kan gua yang punya ni laptop.”
Dasar akunya yang ga tau malu. Padahal aku kan minjem laptopnya sama dia. Ya sutralah. Memang aku kan kemaluannya ga terlalu besar (HALAH…!!!!!). Tapi tiba-tiba melantunlah ringtone khas istriku “Sang Bango….Sang Bango….kenapa elo…elo….delak delok….”. Wah…istriku menelpon. Menyuruh membeli lauk karena dia katanya lagi tidak enak badan, mual2. OK istriku. Sekalian aku bilang, aku punya surprise.
Singkat cerita jam setengah 7 aku baru sampe rumah karena men-treath 3 komputer di seksi ku yang terkena virus brontok (hari gene masih kena brontok). Ternyata di rumah masih rame karena tetangga lagi pada ngobrol di rumahku. Hmm….memang rumahku kadang2 jadi tempat kongkownya ibu-ibu muda kesepian di rumah karena suaminya belom pulang kerja. Sekalian aja aku bilang nonton film sama-sama disini. dan aku stel di DVD kesayanganku. Tapi……………..yang keluar bukannya si leonardo sama si kate, malahan adegan (censored) yang tampil. Langsung aja ibu-ibu itu menjerit dan menutup matanya, tapi mengintip dari sela-sela jari nya. aku langsung panik dan mematikan DVD tanpa peringatan. Hening sesaat, dan……… HUAHAHAHAHAHAHAHA……… semua orang di ruangan itu langsung tertawa tanpa belas kasihan. Ada yang sambil guling-gulingan, ada yang sampe nunduk-nunduk. Bahkan ada 1 ibu-ibu yang tertawa terbahak-bahak sambil bercocok tanam. Wah…gimana tuh ya? Aku juga ga kalah hebat tertawa sambil heran (hayo….gimana coba, tertawa sambil heran?) kok bisa film yang aku bakar berubah jadi film biru yang nggak biru sama sekali. Huuuh….. ABCDE (Aduh Bo’ Cape De Euy….)
Malamnya, teka-teki itu baru terkuak, setelah sang teman yang puny laptop menelpon, menanyakan kenapa CD yang ada di mejaku dibawa semua. karena katanya, ada 1 CD yang dia pake dulu. Halah…………kenapa ga bilang dulu sih….bikin heboh aja. Tapi yang jadi misteri, kenapa bisa pas banget CD yang “ITU” yang aku stel? (Langsung ada backing vokal lagu samson “Aku…adalah lelaki……”)
Also Avaliable in my intrablog (blog khusus pemalak berkedok fiskus)
http://10.16.82.215/squidward
July 6th, 2007 at 1:50 am
OOT : kalo dijingak-jingak…
kok penampilan kak didik ni jadi percampuran antara Ricky Joe dan Bung Demis si komentator itu?
men agak brewok dikit pasti lebih mirip ke IGK Manila…